Energi

A.Pengertian Energi
Energi adalah kemampuan suatu benda atau seseorang untuk melakukan usaha atau gerak. Makhluk hidup dan makhluk tak hidup semuanya memiliki energi. Misalnya manusia, traktor, truk, mesin diesel, dan sebagainya. Matahari, arus air, dan hewan, juga mempunyai energi. Dalam ilmu pengetahuan alam, semua benda yang bergerak karena adanya gaya dikatakan melakukan kerja. Manusia bekerja memindahkan barang memerlukan gaya. Hal ini terjadi karena manusia memiliki energi.

B.Energi yang dapat diperbarui
Salah satu contoh dari energi yang dapat diperbaharui adalah energi gelombang dan air laut. Hal ini dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit listrik tenaga gelombang air laut. Memang di Indonesia sangat jarang kita temui ada pembangkit listrik dengan menggunakan gelombang air laut. Di Eropa pembangkit energi dari gelombang telah diperkenalkan menggunakan floating pelamis wave energy converter Alat ini adalah perangkat yang mengambang di laut dan menghasilkan energi listrik melalui gerakan meliuk liuk atau dengan gerakan mekanis dari gelombang dan lembah. Pangaplikasian dari energi gelombang laut memang masih jarang kita temui karena selain sulit untuk memprediksi gelombang, biaya instalasinya pun juga sangat mahal.Contoh lain dari energi yang dapat diperbaharui adalah energi matahari. Nah, energi matahari memang sudah lama digunakan sejak zaman purbakala. Energi matahari digunakan untuk menjemur pakaian yang kering dan menjemur makanan. Nah, di zaman yang serba modern ini, matahari bisa digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga matahari.Memang kita telah banyak melihat bila pembangkit listrik tenaga matahari lebih efektif daripada yang menggunakan gelombang air laut maupun air terjun, namun hal ini juga tergantung di setiap masing masing daerah. Jika kita hidup di daerah yang mempunyai iklikm dingin dan jarang ada matahari, maka akan sia sia juga jika kita menerapkan pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga surya.Salah satu contoh energi yang dapat diperbaharui yang banyak digunakan manusia adalah energi angin. Angin dimanfaatkan untuk menggerakan kincir angin yang nantinya akan menggerakan turbin untuk menghasilkan listrik. Pembangkit listrik dengan menggunakan tenaga angin sudah banyak diperkenalkan di berbagai Negara di Eropa karena angin di daerah Eropa sangat stabil dan juga bagus.
Indonesia bisa saja menerapkan pembangkit listrik dengan menggunakan energi angin, namun lagi lagi kendala biaya instalasi yang mahal membuat Indonesia tidak mampu untuk membangun pembangkit listrik yang menggunakan kincir sebagai penggerak turbin. Selain itu, alat yang digunakan sebagai turbin dan juga baling baling sangat jarang diproduksi di Indonesia.Di dalam bumi kita ini, ada beberapa macam energi yang jumlahnya tidak terbatas dan kita bisa menggunakanya secara gratis tanpa membayar apapun. Sebut saja angin, air, dan panas matahari yang mana kita bisa memanfaatkanya secara bebas dan tidak terbatas.Namun, untuk dimanfaatkan lebih jauh, rasanya sangat sulit karena kendala biaya yang sangat mahal tersebut. Namun, kita semua bisa berupaya untuk lebih memanfaatkan sumber daya alam ini karena sumber daya alam yang bisa diperbaharui ini termasuk dalam kategori enegi alternatif. Itulah penjelasan singkat mengenai energi yang dapat diperbaharui.

C.Energi yang tidak dapat diperbarui
Ketersediaan sumber energi tentu merupakan harapan setiap orang, bahkan setiap negara. Minimnya sumber energi pada suatu wilayah tentu akan berpengaruh buruk terhadap kehidupan masyarakat di wilayah tersebut. Banyak sektor yang sangat bergantung terhadap ketersediaan pasokan energi, seperti sektor industri, transportasi, pembangkit listrik, dan masih banyak lagi. Jadi, keseluruhan sektor tadi akan mengalami hambatan operasional bila kebutuhan akan energi tidak mencukupi, dan tentunya berujung pada menurunnya aktivitas ekonomi.

Saat ini, mayoritas masyarakat maupun perindustrian lebih mengutamakan penggunaan energi fosil (minyak bumi, gas alam dan batu bara), terutama dalam bentuk bahan bakar. Padahal energi fosil digolongkan sebagai sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Mengapa demikian? Karena proses pembentukannya membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan mencapai jutaan tahun.

Energi Fosil dan Nuklir (Uranium)
Kebutuhan akan sumber energi yang terus meningkat setiap tahunnya membuat jumlah cadangan dari sumber daya tersebut terus mengalami penurunan, khususnya minyak bumi. Sementara proses eksploitasinya dilakukan secara besar-besaran. Keadaan ini membuat banyak pihak merasa khawatir akan ketersediaanya di masa depan. Sebenarnya masih terdapat beberapa sumber energi lainnya bisa dikatakan cukup melimpah, seperti gas alam dan uranium. Khusus untuk uranium, penggunaanya masih tergolong sangat minim, hanya negara berteknologi tinggi saja yang menggunakannya.

Bahan Bakar Fosil
Seperti yang telah disebutkan di atas, bahan bakar fosil terdiri dari minyak bumi, gas bumi dan batu bara. Sumber energi ini berasal dari makhluk hidup dan mikroorganisme yang hidup selama jutaan tahun silam dan terkubur di dalam perut bumi. Akibat dari pengaruh tekanan dan suhu tinggi membuat fosil-fosil tersebut berubah menjadi gelembung-gelembung minyak dan gas, sedangkan batu bara terbentuk karena proses penguraian yang tidak sempurna. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca penjelasan di bawah:

1. Minyak Bumi
Minyak bumi adalah cairan kental berwarna hitam yang sebagian besar terdiri dari hidrokarbon sehingga bila dibakar akan menghasilkan gas karbon dioksida dan air. Minyak bumi dapat ditemukan dibawah perut bumi dengan kedalaman 500-3000 meter bahkan bisa lebih dari itu. Untuk itu, minyak bumi harus dipompa dari sumur dan dialirkan ke unit penyulingan minyak untuk diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan berbagai macam jenis bahan bakar, seperti bensin, solar, minyak tanah, avtur dan sebagainya. Selain itu, hasil olahan minyak bumi masih dapat diolah lebih lanjut pada industri petrokimia sehingga menghasilkan berbagai macam produk lain, seperti plastik, pupuk, alat kosmetik dan serat kain.


2. Gas Bumi
Pada dasarnya, proses pembentukan minyak bumi selalu diikuti oleh pementukan gas bumi, sehingga sering ditemukan sumur minyak yang didalamnya terdiri dari minyak bumi dan gas alam. Gas bumi sebagian besar terdiri dari metana (CH4), yaitu sekitar 75-95% dan sedikit karbon dioksida, nitrogen serta belerang. Gas bumi umumnya dimanfaatkan pada pembangkit listrik dan bahan bakar industri maupun rumah tangga. Selain sebagai sumber energi dalam bentuk bahan bakar, gas bumi dapat juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk amonia.

3. Batu Bara
Proses pembentukan batu bara mirip dengan pembentukan sumber energi fosil lainnya. Batu bara berasal dari makhluk hidup dan mikroorganisme yang mati dan terkubur selam berjuta tahun, setelah melalui proses yang panjang disertai pengaruh suhu dan pergerakan lapisan bumi sehingga menghasilkan lapisan-lapisan yang tebal dan tertimbun di dalam tanah (batu bara). Pengambilan batu bara dari dalam bumi dilakukan dengan cara penambangan, selanjutnya batu bara tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Bahan Bakar Nuklir
Sumber energi yang tidak dapat diperbaharui lainya yaitu uranium sebagai penghasil tenaga nuklir. Tenaga nuklir mungkin sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang. Uranium merupakan bahan baku utama hingga dihasilkan energi atau bahan bakar nuklir. Sama halnya dengan batu bara, uranium juga terdapat di dalam lapisan tanah, sehingga untuk mengeksploitasinya dibutuhkan proses penambangan. Bagaimana mengolah uranium menjadi tenaga nuklir? di bawah ini adalah penjelasannya:

Tahap Pengayaan Uranium Sehingga Menjadi Sumber Energi
Energi dari uranium tidak dilepaskan melalui proses pembakaran, tetapi melalui proses reaksi khusus berupa pemisahan inti atom yang akan menghasilkan energi yang sangat besar. Pemisahan satu atom akan melepaskan beberapan neutron yang akan membantu proses pemisahan atom uranium lainnya. Dalam proses pemisahan tersebut akan berlangsung sangat cepat disertai energi tinggi berupa energi panas.

Energi panas yang dihasilkan digunakan untuk memanaskan air sehingga akan menghasilkan uap. Selanjutnya, uap tersebut dimanfaatkan untuk memutar turbin, putaran dari turbin kemudian akan menggerakkan generator listrik. Namun, penggunaan energi nuklir harus dengan perhatian khusus, karena reaktor nuklir bisa saja mengalami kebocoran yang dapat menyebabkan radisai dan tentunya sangat membahayakan. Karena tingginya resiko yang dapat ditimbulkan, sehingga hanya beberapa negara saja yang menggunakan sumber energi ini, seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia dan sebagainya.

Indonesia sebenarnya memiliki cadangan uranium cukup besar, namun karena keterbatasan teknologi membuat sumber daya alam ini belum dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Demikianlah ulasan kali ini mengenai sumber energi yang tidak dapat diperbaharui, semoga artikel ini menambah pengetahaun anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review

Hashing and Binary Tree

Energi Matahari dan Energi Angin